Wednesday, February 29, 2012

Mereka ... Teristimewa!

Aku sejujurnya tak pernah mencoba untuk mencari tahu apa arti kebahagiaan.
Aku sejujurnya tak pernah mengerti arti kehidupan yang sesungguhnya.
Aku sejujurnya hanya menjalani setiap tapaknya dan belajar menelan setiap pahit getirnya.
Aku sejujurnya tak pernah menelaah jauh kenapa hidup itu terkadang begitu sulit dan berliku, karena buatku setiap anugerah maupun cobaan adalah ujian dariNya yang harus Aku terima.
Buatku ... hidup itu tetap indah, tetap manis untuk dijalani dengan segala macam kejadian di dalamnya.
Dengan segala warna yang akan s'lalu menghiasi setiap dindingnya. 
Buatku ... hidup itu adalah proses pembelajaran agar Aku senantiasa menjadi orang yang s'lalu kuat dan sabar kala ujian datang menerpa.
Hidup itu layaknya menuntut ilmu, jika kita berhasil melewati setiap rintangannya maka kita akan "naik kelas".
Hidupku yang indah melibatkan orang-orang yang menakjubkan.
Orang-orang yang luar biasa yang memiliki keistimewaannya masing-masing.
Mereka yang selalu ada dikala Aku sedih maupun bahagia.
Mereka yang mau mendengarkan setiap keluhanku dan bersedia merengkuhku dikala ku membutuhkan pelukan hangat. 
Mereka, orang tua, keluarga, sahabat, dan teman-teman yang Aku cintai.
Mereka yang bisa menerimaku apa adanya, mereka yang bisa menerimaku sebagai pribadi yang penuh dengan kekurangan.
Aku sayang mereka semua. Buatku mereka adalah hartaku yang paling berharga di dunia. dan ku berharap takkan putus hingga di akhirat kelak.
Mereka lah penyempurna hidupku yang penuh warna.
Mereka lah yang menopangku dan membuatku tegar senantiasa.
Mereka yang akan menjadi bagian dari kebahagiaanku, selamanya...

Tuesday, February 21, 2012

masih ... tentang semburat berwarna-warni

Aku masih berdiri di balik jendela kamarku. Memandangi langit malam yang tak bertuan. Entah kapan terakhir kali ku lihat gemintang berkelap-kerlip nakal di atas sana. Purnama kesepian, seperti jua aku. Melewati malam dengan tangisan.
Aku masih berdiri di sana, ketika kau singgah di beranda mataku, lalu mengetuk pintu hatiku. Saat itu aku masih ragu, terlalu sibuk bergelut dengan sedih yang bergelayut di dadaku. Limbung...
Engkau hadir sebagai malam. Yang mendekapku ketika lelah, yang menemani saat-saat dimana aku mencurahkan kesedihanku. Saat aku tak henti merutuki ketidakhadiran bintang-bintang di malamku. Katamu saat itu...
Ciptakan gemintang di hatimu, malam tidak lagi sekedar menyuguhkan hitam seperti yang kau tahu.
Tak sedikitpun aku mengerti maksudmu. Lalu, sebelum aku memahamimu, engkau hadir sebagai mentari yang menyapa pagiku setiap hari. Memaksaku melangkah dan kembali tersenyum di sela duka yang masih jua menyesakkan dadaku. Dan hujan kala itu selalu mengingatkanku akan ucapmu...
Rinai hujan itu kesedihan di hatimu, maka aku hadir di sini sebagai matahari, bersama-sama kita memulas warna pelangi.
Aah... pelangi, rasanya sudah lama sekali aku tak menjumpainya. Tapi denganmu, seolah dunia selalu terlihat bercahaya juga berwarna.
Aku masih berdiri di sini, di balik jendela kamarku. Menyapamu sebagai malam yang selalu setia menemani sepiku, mendekap lelahku, menghitung gemintang yang kini berkerlip riang di hatiku.
Dan kau berdiri di sana, di balik jendela kamarmu. Menyapaku sebagai senyum mentari. Menangkapi bulir-bulir hujan pagi itu. Lalu bersama, kita melukis warna, membangun lengkung pelangi yang sempurna. Menjembatani aku dan kamu.

aku disini ._. selalu disini ...

hey, aku disini! tidak dengarkah kau akan teriakkan ku?

ya! aku disini, mengapa kau hanya diam???

aku ada didepanmu! aku ada ... 

mengapa aku selalu tak terlihat olehmu? mengapa aku selalu tak terdengar olehmu?

hey, aku selalu ada! tapi mengapa kau tak pernah mengakui keberadaanku?

coba rasakan, cobalah walau hanya sebentar ... 

sebentar saja, rasakan, lihat aku, dengar jerit-jeritan hatiku ...

lihatlah butir-butiran air mata yang kini mengering. rasakanlah apa yang kurasa. ayo cobalah ...

aku mohon, lihatlah aku, ya, aku ...

sebentar saja, karna aku slalu ada untukmu.

Thursday, February 9, 2012

Ada Pelangi, Segeralah Bernyanyi! :)



Dari dulu. Ya, dari dulu gw sukaaaa banget sama pelangi :D apalagi dulu gw suka nyanyi-nyanyi lagu Pelangi itu, entah berapa kali gw nyanyiin dari jaman gw baru kenal itu lagu sampe sekarang pun kadang gw suka langsung nyanyi kalo ada pelangi muncul ... :)


ini pas pelangi nya ada dua hihi kelihatan bagus baaaanget kan? ngambil di kaskus sih gambarnya cuman lupa link nya mehehe :p