Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh :) Bismillahirrahmanirrahim …
Pertemuan saya yang kedua dengan Matkul Psikologi Industri ini pas tanggal 25 Maret 2014, namanya juga pertemuan kedua ya, pasti poin pertama adalah Review pertemuan pertama dahulu, mengulang kembali segala hal yang berhubungan dengan Psikologi Industri, yaitu
Psikologi itu berasal dari bahasa Latin, “Psyche” = Jiwa dan “Logos” = Ilmu Pengetahuan, sehingga dapat diartikan sebagai studi tentang perilaku individu (jiwa) dalam aspek-aspek kehidupan. Adapun 2 poin dari Psikologi itu sendiri adalah: "Perilaku tidak mengidentifikasi jiwa" dan "Mendalami jiwa seseorang dengan Wawancara". Kemudian, Industri sendiri adalah cakupan luas tentang dunia kerja, baik dalam skala kecil, menengah, maupun besar. Jadi Psikologi Industri adalah Studi tentang perilaku manusia dalam aspek-aspek kehidupan yang berhubungan dengan industri atau dunia kerja. Salah satu tujuan dari Psikologi Industri itu sendiri adalah untuk meminimalisi permasalahan yang mungkin timbul dalam suatu individu atau organisasi, dalam upayanya untuk mencapai tujuannya.
Perilaku seseorang itu ada hubungan dengan kejiwaannya. Sebagai contoh ketika seseorang minum, itu bisa saja bukan karena dia haus, namun bisa saja karena dia gugup atau gelisah kondisi kejiwaannya. Selain itu, beliau pun menjelaskan ketiga aspek berikut.
Perilaku seseorang itu ada hubungan dengan kejiwaannya. Sebagai contoh ketika seseorang minum, itu bisa saja bukan karena dia haus, namun bisa saja karena dia gugup atau gelisah kondisi kejiwaannya. Selain itu, beliau pun menjelaskan ketiga aspek berikut.
Aspek Kognitif, yaitu bagaimana cara kita berfikir. Aspek Afektif, yaitu mengenai rasa emosi yang didasarkan pada subjektifitas, dan yang ketiga Perilaku. Perilaku yang ditimbulkan, ada Perilaku Negatif dan Perilaku Positif. Dan perilaku ini yang akan menjadi kebiasaan yang kemudian menjadi karakter yang akan menular dan akhirnya menjadi budaya.
Ada rumus keberhasilan yang bagus dari beliau, yaitu :

Keterangan : Hs (Hard Skill); Ss (Soft Skill); P (Price); T (Time); H (Hazel).
Dari rumus di atas, dapat disimpulkan bahwa setinggi apapun sekolah Anda, jika memiliki Hazel (Keluhan) yang tinggi maka kalian tidak akan meraih keberhasilan. Hazel itu ada, dikarenakan adanya ketidaksesuaian Value suatu perusahaan atau organisasi dengan diri kita. Kita jika ingin bergabung ke dalam suatu perusahaan juga harus menyesuaikannya.
Kemudian, tentang Human Capital Management.
Perubahan lingkungan strategis itu implikasinya berpengaruh pada Organisasi dan Individu.
Ada 3 hal yang akan selalu hadir di dalam hidup ini, yaitu:
- Perubahan
- Pilihan
- Prinsip
"Bukan spesies yang terkuat yang bertahan hidup, bukan pula yang terpandai, tetapi yang paling responsif terhadap perubahan." - Charles DarwinKemudian berbicara mengenai Perubahan, ternyata tahapan Perubahan ada Era nya masing-masing :

- Era Pertanian ( 8000
Sebelum Masehi - 1750 )
Di era ini dijelaskan bahwa yang menjadi kekuatan utama
seseorang adalah jumlah lahan yang ia miliki, atau seberapa luas tanah yang ia
kuasai untuk aktivitas bercocok tanam, sebenarnya era ini adalah era paling
lama keberadaannya, sebelum diciptakannya mesin uap, yang merupakan starting point menuju era
selanjutnya, yaitu Era Industri.
- Era Industri ( 1850 -1960 )
Seperti namanya, di era ini mulai dikenal sebutan Industri
bagi aktivitas manusia mengolah sumber daya alam menjadi barang-barang yang
dibutuhkan dalam kehidupan manusia, disini mind set manusia mulai berubah, bahwa
kekuatan seseorang tidak lagi berada pada kepemilikan lahan saja, melainkan ada
aspek lain yaitu kepemilikan Mesin. jadi selain lahan, ada faktor baru sebagai
indikator bermasyarakat. dan pada pertengahan abad 20 (1950-an) mulai
diperkenalkan alat yang dapat mensimulasikan kecerdasan manusia secara teknik
yaitu komputer, yang akhirnya menandakan meredupnya Era Industri berganti
menjadi Era Informasi.
- Era Informasi (2000 - sekarang )
Di era ini perkembangan teknologi melesat cepat, semua hampir
dapat dilakukan oleh alat kombinasi mesin-elektronik atau setidaknya dipermudah
dengan bantuannya. Di era ini sebenarnya kekuatan manusia masih terasa pada
kepemilikan lahan atau kepemilikan mesin, tapi seiring dengan kehidupan
bermasyarakat yang terus berevolusi, maka muncul suatu hal yang menjadi permintaan
terhadap manusia, yaitu kemampuan memiliki informasi dan menyebarkannya atau mengaplikasikan nya di dunia nyata. Era ini masih terus berjalan hingga saat
ini, akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya era baru di masa yang akan
datang.
Terlihat dari grafik di atas bahwa peradaban dulu dimulai dari Era Pertanian, lalu Era Industri dan saat ini kita berada di Era Informasi (semua di dasari atas IT), dan entah kapan kita akan memasuki Era Pengetahuan.

Terlihat saat ini Perusaan berada pada range Basis Smart Company.

Pada gambar di atas terlihat perbedaan antara Era Industri dan Era Knowledge (Pengetahuan).
Kemudian, ada 3 macam gelombang Ekonomi:

Penjelasan mengenai Era Industri dan Era Informasi:

Dari segi Employabilitas:

Dan hubungannya dalam dunia kerja,

Kiranya sekian tulisan kedua untuk Review Psikologi Industri #2 ini saya buat, mohon maaf jika ada salah penulisan, ucapan meskipun seolah tak terucap, yang tak berkenan. Sampai jumpa di postingan saya selanjutnya semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh :)
