Sunday, September 11, 2011

untitled loooove :D part I

Lagi-lagi aku menyadarinya. Siapa aku? Aku itu apa bagimu? Aku mungkin cuma patung dan hiasan. Entah kenapa, aku selalu merasa sedih bila melihat namamu. Aku rasanya ingin membuangnya, membuang handphoneku ke tempat yang jauh sehingga aku tidak perlu merasakan sakit ini. Aku menyesal memiliki handphone ini, sehingga aku mengetahuimu.
Aku mulai berusaha melupakanmu. Aku menghapus contactmu, aku memutuskan semua jaringan. Aku menangis, aku melempar handphoneku ke tembok sampai baterainya lepas. Aku bercerita kepada tiga sahabatku itu. Aku merasa kau membohongiku. Aku mulai merasa, semua hal yang kau lakukan padaku hanya tipuan. Kau meminta maaf, dengan smiley menangis, kau membuatku tertawa, dan segala hal yang kau lakukan bersamaku. Aku juga menyuruhmu melupakanku. Aku merasa telah mengganggumu dengan mantanmu. Tapi apa yang kau katakan? Kau tidak bisa melupakanku, kau tidak tahu mengapa. Itu membuatku semakin sedih, dan semakin kesal.

Like what I say, your tears and sorry are fake.

Aku sudah lelah dengan semua ini. Aku meminta maaf kepadamu atas segala ke egoisanku. Semua hal kotor yang aku katakan kepadamu. Sudah saatnya aku menyerah, dan aku mengatakan kepada mantanmu aku mengembalikan pacarmu. Aku tidak mau tahu lagi tentangmu, aku ingin bisa melupakanmu. Aku, minta maaf. Setulus-tulusnya. Maaf, untuk memarahimu. Maaf, karena aku membuatmu kesal kepadaku. Maaf, membuatmu meminta maaf kepadaku. Dan, terima kasih. Terima kasih atas segala hal yang kau lakukan padaku. Juga terima kasih, pernah menjadi orang yang aku sukai .

No comments:

Post a Comment